Senin, 12 Januari 2015

puisi Biarlah&Biarkan

biarlah ibu..
biarlah aku tak ingin memaksakan yang tak sanggup kita raih..
biarkan ibu aku memakai baju lusuh ini, ini masih melindungiku..

biarlah ibu..
biarkan aku pulang sendiri, jangan engkau cemasi aku sebegitunya
janganlah engkau tak makan sebelum aku pulang sekolah

biarlah ibu..
biarlah kugunakan uang seribu ini untukku jajan..
janganlah engkau menangis didalam hatimu, aku tak apa-apa bu..
sungguh tak mengapa

biarkan ibu..
biarkan orang lain menatap kita penuh kecurigaan
yang kutau hatimu bak malaikat

biarlah ibu..
biarlah aku telat membayar uang sekolah
asalkan kita masih dapat membeli sayur dan beras

biarkan ibu..
biarkan aku mandiri disini walau berada jauh melampaui jauh darimu
namun hati kita masih tetap berbicara

puisi untuk mamak yg sudah tenang disana :')

3 komentar:

  1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  2. assalamu'alaikum,
    entah kenapa saat membaca bait per bait puisi ini, seperti embun yang perlahan-lahan jatuh menetes dikedua sudut mata ini.. mungkin karena saya pernah mengalami atau karena terlalu menyentuhnya puisi ini yang membuat saya mengingat betapa besarnya perjuangan seorang ibu yang membesarkan kita, yang sampai saat ini kita pun belum bisa membanggakannya dan membuat ia tersenyum senang :),, Semoga Allah memberikan waktu kepada kita begitupun mereka (kedua ortu kita) agar kita bisa membahagiakan mereka walaupun diantara kita ibunya telah tiada tapi saya yakin telah tergurat senyum bahagia d wajahnya karena melihat anaknya menjadi seorang wanita muslimah nan solehah yang selalu mendoakannya,, amiiiin
    IBU.. engakau adalah puisi yang tak terkatakan :')

    BalasHapus
    Balasan
    1. wa'alaikumsalam warohmatullahi wabarokatuh :)
      amiin ya robbal alamin, semoga kita semua diberi kesempatan untuk berbakti, walau belum bisa membanggakan, cukup menjadi anak yg berguna, dan patuh. Saya yakin jauh dilubuk hatinya, beliau tdk mengharap balasan lebih dari kita, guratan senyum di wajah kita, sudah cukup membuat beliau bahagia. Teruslah Doakan supaya sehat selalu dan dipanjangkan umurnya. mungkin sekarang kt belum diberikan rezeki yg lebih, namun bukankah kita bisa merajut Doa secara bebas dan gratis kapanpun dan dimanapun. keep istiqomah sahabat seimanku

      Hapus