Senin, 29 Desember 2014

Situs Jelajah Tiket Murah


Hii..pembaca setia blog ku.. apa kabarnya kalian semua..? semoga baik-baik saja yaa..kali ini saya mau bagi-bagi informasi buat yang suka travelling.. tentunya sudah pasti pusiiing kan nyari biro keberangkatan, entah itu pesawat, atau travel. sekarang kan jaman udah canggih bo' gak perlu susah-susah keliling buat mesen tiket, tinggal KLIK langsung PESAN.Tapi tentunya agan-agan semua ini pasti sering kebingungan buat ngetik KATA KUNCI nya kan? ayoo ngakuu? malu bertanya sesat dijalan looh gan..hehe.


 Berikut beberapa website tour & travel murah yang saya dapetin dari Google.com
http://www.statravel.co.uk/ (cocok nih sm kantong mahasiswa)
Nah itu beberapa situs yang pernah saya kunjungi,hehe semugi bermanfaat yak. Eiiitz gaan,,ada lagi yang saya dapet niih.. website tiket pesawat murah buat agan-agan yang suka perjalanan jauuh tuh, dan gak mau capek-capek dijalan... hkhkhkhk..
http://www.utiket.com/ (ini dia situs biro penerbangan yang lagi booming)
Untuk selanjutnya agan-agan semua bisa klik sendiri link-nya cari-cari deh informasi yang agan perluin.. lebih dan kurang saya mohon ma'af ya gaan.. udah dulu nih postingan saya.. semoga mujarab ya :)



Jumat, 28 November 2014

Barang tiruan

Mungkin judul diatas sudah mewakili ulasan saya yang kedua ini mengenai "apa sebab adanya kegiatan tiru-meniru? tidakkah teman semua tau,, bahwa Tuhan menciptakan manusia dengan ciri-ciri yang berbeda satu sama lain? Seperti perkataan salah satu dosen saya, beliau berpendapat bahwa didunia ini tidak ada yang 1, hanya Tuhan-lah yang satu, orang barat mampu menciptakan produk mutakhir namun pada nantinya akan ada orang lain yang mereka ulang produk tersebut entah menjadi produk bernilai guna ataukah tidak? Barang tiruan, saya pikir sebuah barang dimana berjati diri benda lain.
           Produk tiruan di Indonesia dikenal juga dengan istilah kwalitet (KW). Menurut Aprilins (2010) “barang KW” adalah sebuah barang yang diproduksi sebagai tiruan, replika, atau imitasi dari barang lain. “Barang KW” ini bukan hanya diproduksi sebagai tiruan atau replika merek terkenal saja, tetapi juga untuk semua merek. “Barang KW” diproduksi tanpa menggunakan hak merek yang bersangkutan, para produsen membuatnya dengan cara seperti meniru saja. Oleh karena itu secara sederhana dapat dikatakan bahwa “barang KW” adalah barang palsu. Tingkatan paling umum “barang KW” adalah “KW 1”, “KW 2”, dan “KW super”. Harga barang KW yang paling mahal dan memiliki kualitas mirip dengan aslinya adalah KW super.
            Menurut kamus Dewan Edisi Keempat, perkataan tiruan bermaksud hasil daripada meniru sesuatu yang tidak asli atau yang tidak jati seperti getah tiruan yang bukan asli. Selain itu, tiruan juga beerti perbuatan meniru dan hasil meniru iaitu benda bukan asli atau tulen, hasil daripada usaha membuat sesuatu yang sama atau hampir sama dengan yang asli. Pengguna menurut kamus dewan edisi kedua, pengguna beerti orang yang menggunakan sesuatu atau pengambil faedah daripada sesuatu benda. Barang tiruan dihasilkan apabila sesuatu barangan asli mendapat permintaan yang tinggi yang terdiri daripada pelbagai barangan pengguna. Contohnya, ubat, alat ganti, pakaian, aksesori lelaki dan wanita, makanan tambahan, alat elektrik dan sebagainya. Kita mungkin sukar percaya bahawa ada barangan yang mungkin kita sering gunakan sebelum ini adalah  barang tiruan kerana rupanya tidak berbeza dengan barangan yang asli. Barang yang ditiru tidak semestinya barang berjenama yang mahal sahaja malah ada barang murah yang digunakan pengguna setiap hari turut menjadi mangsa  seperti panadol pernah ditiru, rokok juga ditiru. Terdapat banyak punca barangan ini terus dikeluarkan dan dijual. Langkah membanteras perlu diambil untuk melindungi pengguna dan hakcipta pengeluar, dan negara kerana kesan penghasilan dan perdagangan barangan tiruan meninggalkan kesan buruk kepada negara.
         Menjual produk tiruan menjadi satu kesalahan.  Malah terdapat peruntukan undang-undang yang jelas di bawah Akta Perihal Dagangan 1972, jika sabit kesalahan, mereka yang menjual produk tiruan boleh dikenakan hukuman denda RM100 ribu  atau penjara tiga tahun atau kedua-duanya sekali jika sabit kesalahan. Ironinya, hukuman tersebut langsung tidak menimbulkan rasa takut kepada segelintir pihak. Mungkinkah hukuman tersebut terlalu ringan berbanding dengan pulangan yang mereka peroleh sehinggakan kegiatan ini begitu sukar dibenteras di pasaran terbuka? Atau mungkinkah kegiatan ini dilindungi orang tertentu menyebabkan peniaga produk tiruan bercambah seiring dengan meningkatnya tapak bazar larut malam atau lebih dikenali sebagai Down Town. Kegiatan menjual produk tiruan di pasaran terbuka membabitkan produk  berjenama antarabangsa cukup mendapat sambutan pembeli. Daripada aksesori, alat mekap, beg tangan wanita, baju jam tangan, minyak wangi sehinggalah kepada seluar jeans – semuanya dijual di pasaran terbuka cukup berleluasa. 
      Kembali kepada judul utama saya, mengapa terjadi barang tiruan, saya pikir ini semacam peng-intreprestasian seseorang terhadap suatu objek, dengan cara menciptakan benda yang hampir mendekati mirip barang sebelumnya. Sisi negatif dari peniruan barang sendiri saya pikir, akan menurunkan brand suatu produk dan bertujuan untuk mendongkrak popularitas sesuatu entah apakah orang ataukah benda.

Kamis, 27 November 2014

resensi film The Freedom Writers

by Farhani R
     From the Diaries of The Student in room 203 Woodrow Wilson H.S. Film ini menceritakan beberapa tokoh dengan seragam latar belakang masalah sosial yang nyaris sama dengan sebuah alasan yang hampir sama pula, alasan mereka dapat dikatakan sebuah alasan yang kuat bahkan cerita dalam film ini lazimnya ada disekitar kita dalami suatu tempat yang jarang kita sadari keberadaannya, ketika anda menyelami makna dari film ini akan ada kejutan yang selama ini terahasia dalam fikiran anda, dapat juga membuang rasa keegoisan yang bahkan mungkin telah menjelma dalam kehidupan anda sehari-hari. tentang bagaimana berempati, mencari jalan keluar dengan cara yang teramat sangat sederhana,selamatmembaca!.                                                             
       Saat eva masih belia, untuk pertama kali ia melihat “perang” dihadapannya, dimana saat kejadian itu ia tengah duduk disebuah teras depan rumah, ayah eva yang mulanya sedang membersihkan sebuah mobil seketika pelor menembak tubuh ayahnya, mereka melakukan ini dengan dalih pembalasan dendam, dan untuk yang pertama kalinya diusianya yang sangat belia ia dipertontonkan sebuah kejadian yang amat menggoncang batinnya. Karena merasa tertindas ini sebab memantapkan dirinya untuk menjadi anggota dari suatu gangster, selang berapa tahun kemudian eva dinobatkan menjadi tim gank sebagai generasi ke-3, dengan perkenalan awal sebuah bogem yang melesat disekujur dagu hingga sudut bibirnya.