Kamis, 11 Mei 2017

Misi ingin liburan, malah berujung kesedihan

Jum`at tanggal 5 mei tepatnya jam 9 pagi kami berangkat ke kota pagar Alam, sesuai dengan rencana ingin liburan bersama menikmati indahnya kota Pagar Alam. Tibalah sesampainya disana kisaran jam 7 malam, tetiba disana kami semua beristirahat melepas penat di perjalanan. Kurang lebih 8-10 jam di perjalanan.

Semua disana tampak indah, dengan udara yang begitu sejuk, berbeda dari suasana kota yang kedengaran bising oleh kendaraan beroda sekaligus polusi udara dimana-mana.
H-1 kami berkeliling ke kebun teh, di tangga 2001, tampak gunung teh yang meluas dan hijau ditambah udaranya nan sejuk. Kami semua sibuk berfoto ria dengan handphone masing-masing, sangking indahnya pemandangan membuat kami enggan meninggalkan tempat tersebut. Tak lama kemudian setelah sesi berfoto ria selesai, kami sempat berhenti di tempat berjualan oleh-oleh khas pagar Alam. Demi kekompakan kami membeli t-shirt panjang bertuliskan pagar Alam dengan desain foto di dalamnya. Embel-embel ingin dipakai untuk mengunjungi curug besok pagi.

Tepatlah tanggal 7 mei 2017, minggu kami bersiap siap ingin bermain di air terjun curug 7 kenangan. Karena inisiatif kakak sepupu teman kami. Tak ayal, tempatnya sungguh indah, namun harus melewati jalanan berliku yang panjang, namun semua otu terbalaskan oleh pemandangan air terjun yang memesona.

Tanpa dugaan, setelah keasyikan berfoto selfie ria, aku berdiri disamping temanku, tapi entah mengapa pandanganku seolah hilang sedikit demi sedikit. Tak terbayanhkan sebelumnya. Mereka yanglainnya pun sibuk dengan dirinya masing-masing. Aku yang terdiam kehilangan pandangan sempat mencengekeram lengan teman disebelahku cukup kencang. Tak lama dari itu aku jatuh terpingsan. Saat itu aku mendengar suara temanku menyebut "ngucap-ngucap" aku yang mendengar suara itu pun sontak mengucap astaghfirullahaladzim sesering mungkin. Diiringi salah seorang yang menyuguhkan air di kerongkonganku
Tak lama dari kejadian itu, kami makan ikan bakar bersama. Lalu bergegas bersiap-siap pulang keruma. Entah apa mau dikata, balak mengintai kami, di perjalanan keluar dari curug, seorang penjambret mendekati temanku yang berada di sebelahku. Ia nekat mengambil tas merah milik temanku, yang berisikan ke empat handphone milik kami. 

Sabtu, 20 Agustus 2016

aku harus bebas

Aku harus bebas
Membebaskan rasa sakit hatiku meskipun ini butuh waktu

Aku harus kuat
Kuat melawan orang lain yg justru ingin menjatuhkanku

Aku benar2 tak habis fikir
Masih ada manusia yg dengan tega-,nya sengaja menyakiti org lain.

Lebih tepatnya manusia berhati binatang
Tidak punya rasa malu telah berbuat jahat kpd org lain

Sampai mati akan aku ingat!

Senin, 20 Juni 2016

cerita sedih 😢

2012 (dulu) 2016 (sekarang)

Mengingatmu hanya membuatku semakin berharap, sibuk menerka nerka isi hati dan pikiranmu.
Sibuk mencari cari tau segala tentangmu, seminim mungkin.

Aku bodoh
Ya! Karna telah kubiarkan waktuku untuk memikirkanmu
Ya Allah aku benar2 keterlaluan

Apa yang senenarnya kucari?
Aku hanya ingin memastikan sesuatu, mencari-cari tau siapa yg sedang ia suka. 😢
Tapi nyatanya itu bukan cara yang tepat.

Aku ingin mundur
Bukan karena kau yang menjauh
Ataupun tak peduli lagi kabarku
Aku mundur perlahan lahan
Karena aku menyadari bukan saatnya lagi memikirkanmu.

Aku khawatir, kau justru memantapkan hati untuk tdk menerima kehadiranku lagi

Kau tak pernah menanyakan keadaanku saat ini


Aku bnr2 tlh habiskan waktuku

Sepertinya mmg benar, kau tidak menginginkanku lagi, tak ada sedikitpun ruang dihatimu untukku.

Ya!
Skali lg maaf, aku pernah tak sengaja melukai hatimu, lalu membiarkan luka itu 'terbuka lagi'

Mungkin aku sdh tak berarti lg dihidupmu
Setelah kau memastikan aku tak pernahjiwamu. mencintaimu, nyatanya salah!

Semua itu karna salahku ygdulu pernah mematahkan hatimu sampai melukainya hingga ke dasar hati.
Maafkan aku 😃

Dulu aku pernah katakan:
Aku hanya menanggapmu hanya teman.
Rupanya kalimat itulah yang membuat ruangku tak ada lagi. Aku sempurna kau usir dr relung hatimu.

Kau tak salah
Aku yang keterlaluan

Mungkin ini cara Allah untuk memisahkan kita. Entah untuk sementara ataukah untuk selama-lamanya.

"Sesungguhnya Allah lbh mengetahui apa2 yg terbaik untuk dirimu. Sedangkan kau tidak.."

Minggu, 12 Juni 2016

Untukmu

Tak ada manusia di dunia ini yang ingin kehilangan orang yang sangat disayanginya, apalagi kehilangan karena dilupakan ataupun ditinggalkan
Namun itulah yang kualami, aku telah kehilangan orang-orang yang sangat berarti dihidupku
Termasuk KAMU!

Kamu yg telah kukenal semenjak menginjak bangku sma kelas 2,
Meskipun saat itu tak sedikitpun berfikir sampai mjd teman dekat
Entah apa kehendak waktu,
Kita yang dulunya berteman akrab berubah menjadi musuh

Tapi aku tak. Tak pernah menganggapmu demikian

Mungkin itu suatu cara yang ampuh agar kau dapat melupakanku dengan cepat, wallahu'alam, sebuah cara yang rupanya membuatku justru kembali mengingatmu
Terimakasih.

Terimakasih telah membuatku terpuruk
Terpuruk oleh perasaan bersalah,
Terimakasih telah membuatku bahagia dan sedih bersamaan
Sungguh itu sgt melelahkan
Terimakasih telah melupakanku
Melupakan org yang rupanya sadar artinya ditinggalkan

 kntAku tak berhak melarangmu untuk mencintai siapapun

Aku akan belajar menata hatiku dengan baik,

Dan hidupku akan kugadaikan pada seorang yanh hanya akan mencintaiku apa adanya.

Teimakasih .😊

Jumat, 10 Juni 2016

Apalagi ?

Apalagi yang mesti kupertimbangkan?
Apakah waktu perpanjangan pengharapan?
Apalagi yang mesti kuharapkan padamu?
Rasa iba, ucapan maaf, apalagi ?

Apalagi yang mesti kukatakan lagi?

Aku tak punya apa apa lagi,
Harapanku semuanya habis, kata-kata maaf sudah tak berarti,
semua itu habis

Sekarang akan kusudahi semua ini.
Aku berhak atas kebahagiaan diriku sendiri

Silahkan kau cari wanita seperti yang kau inginkan
Itu pilihanmu!
Mulai detik ini. Kau tak akan lagi terusik karena diriku
Takkan ada lagi wanita bodoh yang menunggu untuk kau maafkan
Saat itu juga wanita itu telah pergi. Merelakan semua harapannya untuk terbang

Membiarkan hatinya sembuh dengan sendiri
Kembali menggulung harapan2nya

Saat itu juga.
Jangan kembali jika hanya untuk membawa duriduri

Kembalilah bila memang akulah jalan terakhirmu.

Andainya kau jadi aku

Andainya kau jadi aku?
Sanggupkah kau terima semua kepahitan ini
Mengisi hari-harimu yang hampa,
Tertawa hanya sekadarnya
Tersenyum karena terpaksa

Andainya kau jadi aku?
Relakah kau biarkan orang yang kau cintai menangis setiap hari?
Andainya kau jadi aku?
dapatkah kau rasakan terus merasakan hatimu patah,
Lalu memperbaikinya seorang diri

Andainya kau jadi aku😢
Aku yakin saat ini kau tak akan biarkan
Aku menangis
Bersedih
Terluka
Patah hati
Dan memutuskan pergi
Mencari tambatan yang lain.


andainya KAU jadi AKU

Mengapa

Mengapa aku masih mengingatmu sampai detik ini
Padahal mungkin, kau telah melupakanku teramat jauh
Apakah ini sebuah 'balasan' yg harus kuterima?
Lalu harus sampai kapan?
Atau sampai aku benar2 melihat dengan mata dan kepalaku
Siapa yg mengisi hatimu saat ini,
Menggantikan posisiku sekarang

Ya Allah aku harus bagaimana
Apa kubiarkan saja rasa ini tetap ada
Ataukah aku harus melupakannya?
Kenangannya semakin kulupa semakin nyata

Saat ini aku ingin sekali tau apa kabarmu
Tapi aku tak bisa

Apa saat ini aku harus benar2 bisa melupakanmu
Menerima kenyataan yang ada
Bahwa kau benar-benar telah pergi menjauh
Entah kembali atau tidak

Kalau aku boleh meminta satu hal
Aku ingin sekali hidup bersamamu
Bercerita tentang kisah hidupku
Keseharianku, kesendirian yang kuhadapi
Kesedihan yang kualami dulu sebelum kita bertemu
Saat kau memutuskan untuk pergi
Disaat itu aku benar2 kehilangan
Namun aku tak bisa berbuat banyak
Karena itu keinginanmu

Untuk menjauh pergi menjauh

Ya Allah dengarkanlah doaku ini

Jika dia benar-benar untukku, makapertemukanlah kami kembali,
Namun jika tidak, tolong jangan buat aku terus mengingatnya
Hapuskanlah semua rasa ini.

Aamiin ya robbal aalamiin.