by Farhani R
From the Diaries of The Student in room 203 Woodrow Wilson H.S. Film ini menceritakan beberapa tokoh dengan seragam latar belakang masalah sosial yang nyaris sama dengan sebuah alasan yang hampir sama pula, alasan mereka dapat dikatakan sebuah alasan yang kuat bahkan cerita dalam film ini lazimnya ada disekitar kita dalami suatu tempat yang jarang kita sadari keberadaannya, ketika anda menyelami makna dari film ini akan ada kejutan yang selama ini terahasia dalam fikiran anda, dapat juga membuang rasa keegoisan yang bahkan mungkin telah menjelma dalam kehidupan anda sehari-hari. tentang bagaimana berempati, mencari jalan keluar dengan cara yang teramat sangat sederhana,selamatmembaca!.
Saat eva masih belia, untuk pertama kali ia melihat “perang” dihadapannya, dimana saat kejadian itu ia tengah duduk disebuah teras depan rumah, ayah eva yang mulanya sedang membersihkan sebuah mobil seketika pelor menembak tubuh ayahnya, mereka melakukan ini dengan dalih pembalasan dendam, dan untuk yang pertama kalinya diusianya yang sangat belia ia dipertontonkan sebuah kejadian yang amat menggoncang batinnya. Karena merasa tertindas ini sebab memantapkan dirinya untuk menjadi anggota dari suatu gangster, selang berapa tahun kemudian eva dinobatkan menjadi tim gank sebagai generasi ke-3, dengan perkenalan awal sebuah bogem yang melesat disekujur dagu hingga sudut bibirnya.
Erin Gruwell atau Nn. G seorang wanita idealis yang cerdas, bisa dikatakan realistis, mengapa dapat dikatakan demikian? Karena ia adalah seseorang yang mampu mengubah tatanan cara berfikir seseorang, merubah mainset seseorang dengan caranya sendiri, ,sekalipun lawannya ialah seseorang yang pemberontak, keras kepala. Disaat hari pertama dimana Nn. G mengajar di kelas, agak terkejut mungkin seketika mengetahui dalam kelas itu rata-rata anggota dari gangster. Nn gruwell mengajar pelajaran bahasa inggris. Hari pertama, Terjadi sebuah perkelahian antara jamal dengan andrew bryant... karena sebuah ejekan kecil. Nn G asked to jamal: are you jamal? For some reasons have you somebody in this class. Andrew yang pada saat itu mengatakan bahwa karena ia(jamal) bodoh lah maka ia ada di kelas itu. Terjadilah sebuah kegaduhan didalam kelas itu, yang tentunya agak menggoncang instink Nn. Gruwell sebagai guru baru. Namun, nyatanya kejadian ini tidak menjadikan Nn. Gruwell menyerah begitu saja.
Lets go open the first names on the list “Homer’s D’odyssey (sambil menulis dipapan tulis). Sebuah subjek pelajaran baru bagi mereka. Tak disangka ternyata kegaduhan bentuk lain terjadi lagi, lalu Nn. Gruwell memutuskan untuk memindahkan murid bagian kanan untuk bertukar posisi ke sebelah kiri. Terjadilah sebuah konflik yangmana melibatkan semua murid dilkelas itu beserta Nn G. Dimulai oleh sebuah coretan kecil dalam sebuah kertas yang digambar oleh salah satu murid dalam kelas itu yang rupanya saling sambung-menyambung hingga terlihat oleh semua anak-anak kelas itu. Nn. G yang tanpa mengetahui apa yang terjadi seketika membalikkan tubuhnya kehadapan anak-anak kelas itu lalu merebut kertas coretan gambar itu, it’s funny?(Nn.G) just keep it allow(jamal) it is funny if is picture for you. Close the works books! Entah apa yang nn G pikirkan saat itu, seketika kalimat ini meluncur dari mulutnya “You’re amateur! Gank ini hanya akan membuat anda malu!, mereka awalnya miskin, marah dan semua orang meremehkan mereka. You don know nothing! (eva beneta) seketika perdebatan terjadi karena merasa harga dirinya tertindas, tidak dihormati, dan merasa diasingkan di wilayah mereka tinggal. Tito mengangkat tangan bertanya mengenai apa itu Holocaust. Suasana menjadi agak luruh pada akhirnya. Namun pertanyaan Tito belum sempat terjawab saat itu. Ketika Nn. G berfikir bagaimana caranya agar mereka dapat membaca buku tentang Holocaust itu namun ide dia ini ternyata tidak sepadan dengan salah satu pengajar disana. Aku hanya tidak mengerti apa dewan kota long beach sudah setuju bahwa buku-buku ini dibiarkan hanya diam disini dan tak dibaca sama sekali? Nn. Campabell nampaknya tidak mengerti maksud dan tujuan dari Nn. G. Antara Nn. G dan Nn. Campabell memiliki pandangan yang sangat berbeda.
Rupanya Nn. G mendapatkan ide tersebut, yaitu dengan memberikan suatu jurnal atau buku kepada mereka semua. Lily, salah satu dari murid dikelas itu, berinisiatif untuk mengambilnya sebagai orang pertama, mungkin usahanya belum sempurna merayu anak-anak di kelas itu untuk berminat dengan idenya. Nn. G sangat terkejut ketika ia membaca beberapa jurnal murid bimbingannya, cerita mereka sungguh luar biasa berbalut kekerasan. Liburan akhir pekan Nn. G berkesempatan mengajak murid-muridnya untuk pergi ke sebuah museum. Tahun pertama semester musim panas. Ada begitu banyak kejadian sejarah yakni salahsatunya berkaitan dengan Holocaust dan gangster. Ada begitu banyak latarbelakang dari bebarapa orang dalam gedung itu. Ternyata tanpa diduga-duga ide Nn G tersebut sedikit demi sedikit merubah pemikiran mereka, juga menyatukan mereka dan membangun harapan dalam diri mereka. Keseharian mereka disibukkan dengan membaca sebuah buku yang masih berkaitan dengan gangster “The Diary of Anne Frank” buku ini pas sekali untuk mereka yang memiliki jenis masalah sosial yang nyaris sama itu. Rupanya oh rupanya mereka berkeinginan agar Mies Gies wanita yang membantu menampung keluarga Frank dapat hadir untuk diundang ke sekolah mereka. Para siswa sangat bersuka ria membayangkan Mies Gies akan hadir. Demi terlakasananya keinginan tersebut, mereka akhirnya sepakat untuk mengumpulkan dana dengan berbagai cara yang mereka bisa. Akhirnya! Mies Gies hadir ditengah-tengah mereka. Banyak bercerita mengenai kejadian yang sebenarnya, “tak ada hari dimana aku tak ingat kejadian tanggal 4 agustus...dan tak memikirkan anne frank” “aku belum pernah punya pahlawan, tapi kau pahlawanku”no,no i’m not a hero, i did what i had to do because it was right things to do” kita semua orang biasa, tapi bahkan sekretaris, ibu rumah tangga atau remaja biasa dengan cara mereka sendiri bisa menyalakan cahaya kecil...di sebuah kamar yang gelap. You’re the heroes! You’re the heroes every day! Kata Mies Gies. Film ini memberikan gambaran suatu cerita tanpa harus dilewati dengan kesedihan, memberikan langkah yang baik mengenai apa yang sepatutnya dilakukan. Untuk Project terakhirnya nn G menyatukan buku harian mereka menjadi sebuah buku persis seperti Anne Frank, dia punya teman pengusaha John Two yang menyumbangkan 35 komputer agar mereka dapat bekerja. Nn. G memperjuangkan agar ia masih dapat mengajar dikelas yang sama untuk ajaran baru yang akan datang,ternyata usahanya membuahkan hasil, dewan pendidikan akhirnya menyetujui keinginannya itu. Banyak dari’penulis kemerdekaan adalah yang pertama’. semoga cerita ini bermanfaat!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar